Minggu, 03 Februari 2013

LIMA TAHUN SETELAH KEPERGIAN


betapa malam telah mematahkan pikiranku

mimpi buruk lepas mencapai daerah paling rahasia
yang mengandung katakata dan nafasmu
juga sebaris kalimat pahit yang belum selesai dituliskan

lampulampu yang tugur di tepi jalan
melemparkan memoriku pada tatapanmu
: seakan gerimis abadi di situ dan tahun senantiasa lahir
dalam keadaan basah

seseorang pernah menghampiriku lalu membisikkan
sesuatu yang lebih meyakinkan dari sekadar cinta dan pengkhianatan
kemudian ia lesap dalam bayangbayang dinihari
dan tubuhku menghambur ke segala arah

teman-teman yang lebur dalam khayalan
sebuah jalan pulang yang sarat kabut
dan namamu yang mengentalkan darahku

betapa malam senantiasa melukai masa silamku

2012 

1 komentar: