Rabu, 08 Februari 2012

REFREIN PADA SEBUAH TAMAN


REFREIN PADA SEBUAH TAMAN

mungkin pada malam yang dihantam hujan seorang malaikat turun
di taman tanpa nama yang menyimpan percakapan kita

“di sini pernah ada sepasang orang asing yang bersikeras mengucapkan kehilangan”
ia bergumam, gumamnya dilontarkan angin ke hibuk cuaca

dan di malam yang sama aku tengah menulis puisi untukmu
tentang pertemuan ke sekian juga sederet namanama letih
tapi kubayangkan engkau berdiri di muka jendela, melupakanku
dan aku akan tetap berjaga di sini (di kamar ini) sambil terus menulis puisipuisi pedih

pada malam ke seratus satu. aku tak tahu batas nyawaku juga nyawamu
yang aku tahu, bahwa waktu telah mengutukku (barangkali juga kamu)
menjadi pengangum kesedihan, semakin terpukau pada matamu
yang senantiasa mengumandangkan suara gerimis beku

dan di malam yang ke seratus satu itu, barangkali malaikat yang dulu turun
di taman tanpa nama, di taman yang menyimpan percakapan kita
melepaskan sepasang sayapnya pada sehampar lamun

kemudian berkata, “ pernah kulihat sepasang orang asing, yang cemas menuliskan cinta”



2012

4 komentar:

  1. kunjungan sob ..
    salam sukses selalu ..:)

    BalasHapus
  2. hebat.. hebat..
    i like it...
    numpang promosi ya omm.
    http://ceritakita-frans.blogspot.com/2012/05/cinta-dan-kesetiaan.html?spref=fb

    BalasHapus