Minggu, 21 Agustus 2011

Kenangan Yang Lapar

kitalah sepasang kenangan yang lapar
terlempar dari kubangan percakapan orangorang
mencari wujud malam pada belantara mimpi batu

manakala tamutamu datang membawa sekantung ingatan
ucapkan apa saja kecuali kesakitan yang dititipkan
jemari hujan
biarkan ia menggenang di trotoar jasadmu
dan membasahi kehausan masa lampauku

setia sebagai rahasia yang lihai mengelabui dosa

kitalah sepasang kenangan yang lapar
melompati kalender yang menyulap wajah tahun
menjadi jutaan nama yang begitu sulit dilafalkan
lidahmu dan lidahku yang telah menjadi satu

kitalah sepasang kenangan yang lapar itu

2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar