Minggu, 21 Agustus 2011

Kamar Gelap

sengaja tidak kunyalakan lampu ketika malam datang bergegas
kamar yang gelap selalu mengingatkanku pada kesedihan
yang membasahi lehermu

aku menulis bayangbayang kota tua di kegelapan yang sempurna
melengkapinya dengan ketiadaan dan kenangan akan sepasang matamu
yang mengancam nadiku setiap kali gerimis turun sore hari

dua belas jam. kamar gelap dan lampu yang tidak kunjung dinyalakan
bayangbayang kota tua yang tadi kutulis
telah berubah menjadi bangunan kecemasan yang mengubur usiaku
sekaligus menanam tubuhku dalam keheningan yang beku

2011



1 komentar:

  1. kunjungan perdana. salam kenal. saya newbie di dunia blogging. mohon bimbingannya..

    BalasHapus