Minggu, 14 Juni 2009

HUJAN DI RUMAH SAKIT,SETELAH TAHUN MEMANJANG

HUJAN DI RUMAH SAKIT

hujan yang turun menulis doa pada bangsal
dan kamarkamar memar

sebotol cairan infus merangsek masuk
kedalam harapan yang telah lama
bersembunyi di rimbun tahun
tanpa luka,tanpa ritus airmata

dan tibatiba bau kematian terasa begitu biasa
seperti binar mata dua orang yang saling mencinta

lama dibelah kemudian direkatkan jarak

Tanah Serang,2009



SETELAH TAHUN MEMANJANG

rerumbai tahun dan retakan musim
belum mampu menebas garis parasmu
yang paut di terjal koral dalam kepala

senyap membangun kamar
beraroma sekarat

dan warna kuburan serupa cakar leopard
yang mengucurkan bekas di bahu waktu

Tanah Serang,2009

2 komentar:

  1. dan tibatiba bau kematian terasa begitu biasa
    seperti binar mata dua orang yang saling mencinta

    kalimatkalimat yang meluluhkan..semangat sobat..salam

    BalasHapus
  2. wah puisinya keren2 bro, kenapa ga coba di bikin satu buku trus di terbitin. kayaknya bisa di terima deh :)

    BalasHapus