Senin, 11 Mei 2009

SECANGKIR KOPI DAN NAMA PADA BAGIAN BELAKANG MOTOR


SECANGKIR KOPI DAN SEBUAH PERBINCANGAN

secangkir kopi melepaskan panasnya seperti
melepas sehelai gaun

dan kita memperbincangkan sisa kecupankecupan
yang mengerak di masing bibir menguapkan
rerambut musim

sisa kecupanmu berwarna dinihari dan sisa kecupanku
berwarna gerimis. bersama kita tuang
dalam satu cangkir retak

: dingin meloloskan angkaangka almanak
dari pembuluh darah sabtu

Tanah Serang,2009


TENTANG NAMA PADA BAGIAN BELAKANG MOTOR

kau melekatkan sebuah nama pada bagian belakag motor
nama yang berdebar dalam beberapa bagiam mimpimu
dan menanamkan artefak pucuk daun
di selubung ingatan

“sebab ingatan selalu terkalahkan oleh serbuan jarak
yang berpilin’

hari ini kau dapatkan nama di bagian belakang motor itu
dalam keadaannya yang paling merah
dan runcing jarum telah bernyanyi di sulur syarafmu

esok paginya bayangan kuburan tua yang asing dan sepi
terpantul dari muka secangkir teh yang tidak hangat lagi

Tanah Serang,2009

2 komentar:

  1. dua dunia yang berbeda menjadi satu dengan asap yang mengepul tinggi...ngopi yukkk

    BalasHapus
  2. bukankah itu plat motor...Zi...hehehe(just kidding)

    BalasHapus