Rabu, 05 November 2008

PADA SERUPUT


PADA SERUPUT

Pesisir gelas
Bibir memaknai bahasa nisan
Mengalirkannya ke rumah
Yang lama terasing di gersang tubuh
Kau maknai pula kekelaman itu
Di nada yang sebenarnya tak teratur
Bukan jazz bukan blues apalagi orkestra
Seorang komponis handal
“ seperti bau perjalanan”
Katamu

Lagi
Masih di pesisir gelas
Ada gairah yang coba kau jalarkan
Membakar pembuluh darah
Merangkai kembali peta perjalanan
Yang sempat terurai
“aku masih ahasveros itu”
Dan kaki kembali melukis jejak

Rumah Dunia, 4 November 2008

2 komentar: