Sabtu, 22 November 2008

IZINKAN


IZINKAN
:L.Atoviah

iznkan aku mencintaimu
dalam bait-bait sajak
mengurai kembali rinyai gerimis
di penghujung senja
yang sempat tersangkut di wajahmu
:semacam raungan relief
pada lusuh tembokku

dan biarkan suara-suaraku
mengepakkan sayapnya
membawa sekelumit kisah debu ini
yang belum juga menemu epilog
sedang telingamu sementara menjadi kamar
tempat suara-suaraku melepas perlahan letihnya
menyeka kotoran yang lekat pada baju dan sepatu

izinkan aku mencintaimu
seperti kata yang menjadikan puisi
bermakna
atau api yang menumbuhkan cahaya
pada lilin
sedang malam gulita

izinkan aku mencintaimu
semisal
es dengan dinginnya
laut dengan ombaknya
angin dengan tiupnya
qois dengan lailanya
adam dengan hawanya
rabi'ah dengan tuhannya

Tanah Para Sulthan
12-14 November 2008

2 komentar:

  1. izinkan aku menyapamu dalam kata dan hayalku....
    puisi yang indah dan menyentuh

    BalasHapus
  2. halo kembara, sang penyair kata-kata itu seperti menelan kegetiran hidup...anak manusia...salam kenal

    BalasHapus