Senin, 20 Oktober 2008

TELEVISI


TELEVISI

Televisi di rumahku biasanya bersolek
Dan bernyanyi
Jadi hampa seolah debu yang meniup anginnya
Televisi di Rumahku biasanya mencoret-coret
Rangkakan detik menuju menit
Dengan derai tawa dan cekikikan
Yang lamatlamat gaungnya lindap
O,televisi di rumahku biasanya angin
Biasanya tubuh tak berdaging
Biasanya kerupuk yang tersaji
Di mejameja makan sekedar kawan lidah
Merobek bosannya
Televise dirumahku akhirakhir ini
Berubah sikap
Ia jadi sering termenung
Bertanya Hidup
Bertanya mati
Dan tibatiba ia tak seperti biasanya
Mengulung bungabunga plastik di tiap wajah
Dan menghimpun lusinan luka duka
Dari bebatang raga di bajunya dunia

Bumi Serang
September 2008

1 komentar: