Kamis, 09 Oktober 2008

DUA SAJAK USAI RAMADHAN


SAJAK YANG KAU MINTA DI MALAM LEBARAN
:amel, perempuan yang baru kukenal

Sedang malam menumbuhkan sketsa ranjang tua
Dalam kepala
Kau memintaku untuk datangkan barang satu dua makna
Yang menubuh kata
Sajak begitu bilang orang yang berjiwa
O, sajak ini hanya dingin angin malam
Tak ada daging atau rumpun kata
Serupa bebuah ranum
Tunggu beberapa kayuhan waktu
Aku hendak bersetubuh dahulu
Dengan jajaran hari juga isi
lalu sejenak samadi
untuk kemudian titipkan pada bayu
sajak yang berdaging

30 oktober 2008
Pada sebuah kamar



LAGI KAU ZIARAH PADA TUBUH
: indah

Ternyata lagi
Kau ziarah pada tubuh
Yang sesajak
Lama menoreh jejak

Bukankah sudah kau putuskan
Pada siang itu
Bahwa ranjang dalam mata
Maupun telingamu
Tak lagi bersedia menampung letih
Puisi-puisiku

Bumi Tangerang
Oktober 2008


3 komentar:

  1. haha, hai, sang penyair ternyata bisa juga jatuh cinta

    BalasHapus
  2. jatuh cinta..
    sambut ia sekalipun ia sebentuk luka dan nanah.. sebab didalamnya,, jika kau yakini adanya.. ada penyembuh yang abada

    BalasHapus
  3. subhanallah,,,,luar biasa neh mas rozi...

    derilesmana@yahoo.co.id(e- mail dan fs saya)

    senang rasanya kalau saya bisa diskusi dengan mas rozi ne...

    BalasHapus